 | Category: | Books | | Genre: | Other | | Author: | Ninit Yunita |
Yup. Petris Pontoh. Kenyataan memang mengatakan bahwa dia adalah sosok perempuan muda yang cantik, pintar, cerdas, berbakat dan sukses. She is everything that I’m not.
Saya? Ya, saya. Yulia Pontoh. Perempuan 27 tahun berkacamata yang tidak memiliki rambut seindah Petris. Itu sebabnya saya lebih menyukai mengikat rambut daripada membiarkannya terurai. Sudah dua tahun ini bekerja sebagai manajer Petris dan sekarang kami berdua sedang berada di studio sebuah radio dalam rangka promosi album baru Petris. ..... ..... Tapi mau bagaimanapun kenyataannya, Petris adalah adik saya. Rasa sayang sebagai kakak memang mengalahkan segalanya.
------------
Di atas adalah kutipan kata-kata. Yang indah. Beli buku ini untuk saudara perempuan, atau sahabat, atau bahkan ibu. Lucu, menyentuh, dan seru! Makna persaudaraan, di saat keadaan susah pun, dibuat Ninit menjadi dekat dengan kita. Jadi merasa dekat dengan tokohnya, dan ikutan simpati.
Ninit berani menerjemahkan skrip Monty Tiwa, film yang disutradarai Rudy Sudjarwo. Keberanian yang kemudian dituliskan dengan jujur, dengan gaya lugas dan apa adanya. Sederhana, berarti. Membuat Ninit pantas bersanding di nama-nama papan atas dunia tulis-menulis. She deserves an applause. Dia juga menjembatani dunia imajinasi tulisan dan gerak di film. Bravo. 
 | cipzy wrote on Aug 1, '06 tadinya mau beli ini, tapi pengen nonton pelemnya dulu.. takut gak bisa objective nantinya pas review..
i'm bigfan mba Ninit..!! |
 | ninit wrote on Aug 1, '06 wow! 4 stars! and it comes from you...
thank you so much mbak! :-) |
 | cipzy wrote on Aug 1, '06 kalo comes from me? gimana teh ninit? @_@ |
 | film nya bagus gak mba??? |
 | bagusan film na or buku na?? |
 | Lucu, menyentuh, dan seru! Makna persaudaraan
========================================
sisi baru ttg film/buku ini yg bikin penasaran... |
 | jadi penasaran pengen baca,, :D |
 | belum beli karena nunggu versi tanda tangannya beredar :) *maap ya jeng ninit* denger2 bisa mesen versi bertanda tangan ... |
 | ida22 wrote on Aug 1, '06 lagi nunggu kiriman buku dari kutukutubuku.com :-) |
 | aku mau beli bukunya dulu baru nonton pelemnya dan kemudian kuresensi. bukunya di The Petarangan dan PandoraBox, pilemnya di Suara Merdeka. tunggu tanggal mainnya!! |
 |
kenapa sih semua felem ikut2an 'mendadak' di noveliinn semua... eforia banget walopun kadang novelnya ga penting... -emang itu naikin jumlah penonton? quo vadis-
|
 | Kayaknya bukunya lebih cakep dari pelemnya... |
 | farahmuty wrote on Feb 10, '07, edited on Feb 10, '07 
kenapa sih semua felem ikut2an 'mendadak' di noveliinn semua... eforia banget walopun kadang novelnya ga penting... -emang itu naikin jumlah penonton? quo vadis-
 Yea.. I wonder too..
But doesn't it usually Novel first then motion picture? Because I've heard novels being so magnificent people just can't help but turning it into a movie (most of them failed to be as good as the novel for sure.. ) because readers would probably love to see their imagination comes alive. but movies into novels? I wonder why.. |
 | Mbak Ninit top lagi! Tema sederhana tp dalem garapannya. Four star .... mbanget. Filmnya jg lucu, sedih, dalem...cuma jujur si Petris nangis mulu heran...apa film kalo nangis harus gede benar yah sesenggukannya..tp bodo ah...ini jelas jauuuh lebih bagus dari film Heart. Alur ceritanya bagus, ada isinya, ada messagenya, pemainnya lumayan mendalami (terutama Kinaryosih-benaran bisa tampil butut:) dan endingnya engga berasa dipaksa...(walopun happy ending hehehe yg kadang2 selalu jadi pertanyaan apa benar di indonesia selalu ada happy ending for everything:)...slowly but sure...jadi fannya mbak Ninit...
|
 | OST mendadak dangdut yang jablai itu lagu lama apa baru ya.. apa memang sengaja ditulis untuk film itu? hihihi lagunya lucu.. |
 | Film-nya oke bgt.. Buku-nya ngga tau... |
 | Saya sudah baca bukunya benar2 menyentuh maksudnya pengorbanan kakak ke adiknya tiada tara????? Visualnya apalagi mendut banget. |
| |